- Terapkan PHBS di Sekolah dan Masyarakat, DKP2KB Bersama Puskesmas Sungai Salak Gelar Penyuluhan untuk UKS, Posyandu, dan Tokoh Masyarakat
- Meresahkan Masyarakat, Polsek Lubuk Dalam Ringkus Seorang Pria Penjual Togel Online
- Kapolda Riau Ajak Tokoh Banjar Inhil Ngopi Bersama, Julak Aqil: Momen Penuh Kehangatan dan Kehormatan
- Di Hadapan Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Bupati Herman Dorong Hilirisasi Kelapa dan Paparkan Besarnya Potensi Pertanian Inhil
- Kapolda Riau Berkunjung ke Inhil, Tanah Mangrove di Kecamatan Concong
- Hadiri Pelantikan DPC dan Relawan PAN Se-Kabupaten Kuantan Singingi, Alfedri: Menguatkan Struktur, Menyatukan Langkah Untuk Rakyat
- Pemkab Siak Jajaki Kerja Sama dengan RRI Pekanbaru, Perluas Promosi Daerah hingga Nasional
- Hadiri Pelantikan DPC dan Pengukuhan Relawan PAN Se-Kabupaten Inhu, Alfedri Ucapkan Terimakasih
- PAN Inhil Mantapkan Langkah Hadapi Pemilu 2029, Semangat Kader Menggelora
- Abdul Wahid Divonis 2 Tahun, Denda 200 Juta
Dana Kontribusi atau Iuran DPC Demokrat Inhu Dipertanyakan, Kader: Minta Audit dan Usut Jika Ada Penyimpangan
INHU - Internal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bergejolak. Beberapa kader Demokrat Inhu menilai Partai Demokrat di Inhu tidak berjalan dengan baik.
Bahkan, ada kader yang mempertanyakan dana kontribusi iuran fraksi Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hulu dari 5 anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hulu.
Informasi yang diterima media ini, dana itu merupakan kontribusi atau iuran dari setiap Anggota DPRD Inhu Fraksi Demokrat.
Jumlahnya, masih dari informasi yang diterima diduga ada sekitar Rp 5 juta setiap dewan menyetor untuk dana berbagai kebutuhan partai.
Setidaknya, sekitar Rp 25 juta dana kontribusi/iuran sebagai alokasi dana partai dari 5 Anggota DPRD Inhu setiap bulannya.
Sayangnya, walaupun partai memiliki dana, baik untuk operasional dan kegiatan lainnya, kondisi kantor Demokrat Inhu justru sering tutup dan partai seakan tak ada aktivitas.
Kader Demokrat Kabupaten Inhu menyatakan kekecewaannya terhadap kondisi organisasi. Kondisi organisasi DPC Demokrat Inhu sangat jauh jika dibandingkan DPD Demokrat Riau, bahkan DPP Partai yang aktif dalam menjalankan roda organisasi.
Salah seorang kader Demokrat Inhu, Perdi Andrian Zen menyampaikan kekecewaannya tersebut. "Kami sangat mencintai partai ini. Kami tak ingin, roda organisasi berjalan hanya ketika Pemilu saja," ungkapnya.
Tak hanya itu, sebut Perdi, kantor DPC Demokrat Inhu yang terletak di Pematang Reba juga sering dalam kondisi tutup. "Kami kader terkadang sulit berkoordinasi dan ingin mengetahui perkembangan partai, namun kantor sering tutup," sebutnya.
"Bahkan kami mendapat kabar, internet kantorpun putus. Kemana dana kontribusi, iuran partai yang disetor para anggota dewan demokrat Inhu ini," Perdi kecewa.
"Kami juga mendengar, setiap bulan, setiap anggota dewan menyetor dana kontribusi dan iuran sekitar Rp 5 juta. Kalau 5 dewan, berarti kan sekitar Rp 25 juta setidaknya.Tapi, kemana dana ini? Kami minta diaudit dan diusut jika ada penyimpangan," tegas Perdi.
"Kami bangga melihat kepemimpinan Ketum AHY. Kami juga bangga dengan Pak Agung Nugroho sebagai Ketua Demokrat Riau. Tapi jauh berbeda kondisi di DPC Demokrat Inhu," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Raden Suwondo dari PAC Seberida DPC Demokrat Inhu.
"Kami kecewa. Kami juga mempertanyakan kondisi kantor yang sering tutup seakan tak ada aktivitas. Kami juga mendengar sejumlah pengurus juga sudah ada yang mengundurkan diri. Bendera partai kebanggaan kami juga terlihat lusuh seakan tak terurus," kata Raden Suwondo.
"Kami mendengar, para anggota dewan kami yang lima orang ini, juga setiap bulan menyetorkan dana kontribusi iuran. Kami dengar jumlahnya sekitar Rp. 5 Juta setiap bulan. Kemana dana. Ini?," tanya pak Raden.
"Beberapa Pengurus juga dikabarkan mundur atau berhenti. Kepedulian DPC terhadap para kader dan pengurus di tingkat PAC juga kami pertanyakan. Kami kecewa! Kami minta DPD untuk melihat kondisi kami," ujarnya.
"Dana kontribusi atau iuran partai dari para anggota dewan ini seharusnya digunakan untuk kepentingan partai. Baik itu untuk operasional, maupun kegiatan. Ini, bulan puasa kemarin saja, tak ada kegiatan. Buka puasa bersama saja tidak ada," kesalnya.
"Dana kontribusi dan iuran yang disetor 5 dewan ini kemana? Kami minta diaudit dan diusut jika ada penyimpangan," tegas Pak Raden.
Dengan kondisi ini yang berlangsung berbulan-bulan, tentu saja membuat kader semakin curiga dan bertanya-tanya tentang kondisi keadaan keuangan KAS partai saat ini.
"Kami cukup bersabar sejak pemilu dan pilkada kemarin. Kami selalu menjaga kondusivitas partai. Tapi, kondisi ini tak bisa dibiarkan. Kami mencintai partai ini. Kami mencintai bapak SBY. Kami mencintai mas Ketum AHY. Kami mencintai Ketua DPD Kami Pak Agung," ungkapnya.
"Bahwa hal ini tidak bisa dibiarkan terus menerus, karena akan berakibat fatal yang amat buruk dengan keberlangsungan masa kejayaan dan elektabilitas Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hulu," sebutnya.
Dikatakan, sangat disayangkan dengan pertambahan kursi di Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hulu ini yang periode lalu berjumlah 3 kursi hingga periode saat ini bertambah menjadi 5 kursi anggota dewan di Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hulu ini.
"Seharusnya DPC Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hulu semakin baik dan berjaya tata kelola organisasinya dan juga dari segi elektabilitas Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hulu. Tentunya kami meminta dengan tegas kepada Ketua DPD Demokrat provinsi Riau dan Ketua DPP Partai Demokrat untuk segera mengevaluasi kinerja Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hulu sekaligus mengaudit kondisi keuangan DPC Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hulu," pungkasnya.(***)
Berita Populer
- Suami di Mandah Bunuh Pengganggu Istrinya Dengan Parang
- Polsek Kateman Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Guntung
- Mengerikan, Usai BAB, Gadis belia ini Digigit Buaya di Parit 10 Kayu Jati
- Gagal Perkosa, Pemuda Di Inhil Bunuh Bibi Kandung
- Saling Tikam Saat Mabuk Tuak, Seorang Pria di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah
Berita Terkait
- Polres Siak Berhasil Ungkap 21 Kasus Narkoba Dengan 28 Orang Tersangka0
- Jalankan 100 Hari Program Prioritas Jenderal Listyo Sigit, Humas Polri Gelar Pelatihan Konten Kreati0
- Ditikam Belati, Satu Tewas Satu Kritis0
- Lampaui Target Operasi Antik Lancang Kuning 2021, Polda Riau Amankan 463 Pelaku0
- Kukuhkan Pejuang Subuh Mandau, Ini Harapan Bupati Alfedri0








