- Keterbukaan Informasi Harus dijadikan Budaya Kerja, Ini Kata Sekda Siak Mahadar
- KPK Dampingi Pembenahan Tata Kelola PT BSP, Bupati Siak Dorong Dividen Lebih Besar
- Tingkatkan Hasil Produksi Petani, Melalui Program Pekarangan Bergizi Polsek Bungaraya Tanaman Jagung Tumbuh Subur
- Ketahanan Pangan Terus digenjot, Program Pekarangan Bergizi Polsek Bungaraya Tumbuh Berkembang Dengan Subur
- Dukung Ketahanan Pangan, Polisi Hadir Ditengah Masyarakat Cek Perkembangan Tanaman Jagung Program Pekarangan Bergizi Polsek Bungaraya
- Diskominfo Siak Terima 158 Pengaduan, Dorong Warga Berani Kritik Pelayanan Publik
- Wujud Nyata Polisi Humanis: Wakapolda Riau Kunjungi Tembilahan, Perkuat Sinergi Bersama KBB Inhil dan Forkopimda
- Wujudkan Generasi Indonesia Emas 2045, Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah Bagikan Ribuan Seragam Gratis untuk Siswa SD
- KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
- Ketahanan Pangan Terus Digalakkan, Bhabinkamtibmas Kampung Langsat Permai, Aipda Hendra R. Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Rumah Bercocok Tanam Jagung
Azlaini Agus : Benteng Bersayap - Kupu kupu Bisa Saja Terbang
Hj Azlaini Agus diapit Prof Dr Drs Abdul Malik, M Pd., dan penulis Mosthamir Thalib
PEKANBARU, _ Banteng yang bersayap kupu-kupu_ bisa saja terbang. Hal ini bisa dibuktikan lewat karya sastra bahwa segala yang tidak mungkin bisa dibuat jadi mungkin para sastrawan," hujah Hj Azlaini Agus.
Ungkapan Srikandi tokoh perjuangan Riau ini disampainya pada _Diskusi Literary Banteng Bersayap Kupu-kupu_ karya Mosthamir Thalib di Perpustakaan Wilayah Riau, H Soeman Hs, Pekanbaru (24/6).
_"Banteng Bersayap Kupu-kupu_ karya Mosthamir Thalib memberikan pembelajaran bagi kita bahwa tidak ada yang mustahil dalam hidup ini," ujar mantan anggota DPR RI, pada acara yang dihadiri tokoh perempuan Riau lainnya, dr Diana Tabrani, putri tokoh Riau Merdeka Prof dr Tabrani Rab.
Azlaini mengungkapkan ini merespon pertanyaan seorang peserta yang menanyakan, bagaimana banteng bisa terbang sementara sayapnya kupu-kupu? Pertanyaan ini semula ditujukan pada penulis buku, Mosthamir Thalib. Tetapi sang penulis malah balik melemparkan "tanggung jawab" untuk menjawabnya kembali kepada narasumber dan para cerdik pandai yang hadir dalam diskusi ini, yang sebelumnya sudah diulas panjang lebar.
"Saya ingin meresponnya lewat pantun saja," kata Mosthamir:
_Jalan-jalan di Pekanbaru_
_Kota minyak malamnya gelap_
_Hendak jawab ini saya tidak tahu_
_Biarlah yang lainlah yang menjawab."_
Buku Mosthamir Thalib _Banteng Bersayap Kupu-kupu_ -
yang covernya dirancang Abid Hidayatullah ini mengenalkan karya literary artikeliris, igal-igalan dan inovasi talibun dan gurindam isinya seluruhnya merupakan kesaksian sosial politik akhir-akhir ini, terutama di dalam negeri.
Azlaini Agus mengatakan, gembira bisa bertemu dengan teman Prof Dr Drs Abdul Malik, M Pd., yang sesama aktif pada Kongres Rakyat Riau (KRR) II tahun 2000 di Pekanbaru bersama Dr Husnu Abadi M Hum dan Dr Muchid Albintani, M Phil, yang juga sebagai narasumber pada diskusi _Banteng Bersayap Kupu-kupu ini._ Tampak juga hadir pada diskusi yang ditaja Komunitas Riau Sastra ini Dr Evizariza, Dr Zahirman Thalib, dan Mansyur MS.***
Berita Populer
- Suami di Mandah Bunuh Pengganggu Istrinya Dengan Parang
- Polsek Kateman Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Guntung
- Mengerikan, Usai BAB, Gadis belia ini Digigit Buaya di Parit 10 Kayu Jati
- Gagal Perkosa, Pemuda Di Inhil Bunuh Bibi Kandung
- Saling Tikam Saat Mabuk Tuak, Seorang Pria di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah
Berita Terkait
- Pakar Peradaban Kampus Malaysia Kupas Urat Akar Melayu pada Banteng Bersayap Kupu-kupu0
- Bunuh Pencuri Sawit, Pelaku Terancam Hukuman Seumur Hidup0
- Polres Siak Gelar Cerdas Cermat Tingkat SMP Sederajat Se Kabupaten Siak Meriahkan Hari Bhayangkara Ke - 77.0
- Polres Karimun Gelar Doa Lintas Agama, Hari Bhayangkara Ke 77.0
- Revitalisasi Situs Budaya dan Religi Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke 77 Tahun 2023, Polres Siak Dapat Apresiasi Dari Tokoh Tokoh Kabupaten Siak0








