Breaking News
- Polsek Bungaraya dan Jajaran Komit Dukung Program Pekarangan Pangan Bergizi
- Patut Diacungi Jempol, Polsek Bungaraya dan Jajaran Aktif Dukung Program Pekarangan Pangan Bergizi Ini Kegiatanya
- POLRES INHIL LAKUKAN PENGGALANGAN DENGAN APPSI, DORONG PENATAAN PASAR TERAPUNG SELODANG SECARA HUMANIS
- DAN KOORDINASI: KEPALA DINAS PERDAGANGAN BERSAMA TIM POLRES INHIL BERBINCANG JAGA STABILITAS HARGA BAHAN POKOK
- Mendung dan Gerimis Tak Surutkan Semangat Sumpah Pemuda ke-98 di Kateman, Pelajar hingga Unsur Pemerintahan Bersatu dalam Upacara
- Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah: Da’i adalah Perekat Sosial, Pembentuk Karakter, dan Penggerak Ekonomi Umat
- Tega!! IRT Di Sungai Apit Di Bunuh, Oleh Anak Kandung Sendiri, Kini Pelaku ditangkap Polisi
- Banggakan Riau! Petinju Inhil Sumiarni dan Canro Raih Medali Emas di Jakarta, Siap Dobrak PORPROV 2027
- Program Ketahanan Pangan Bergizi Polsek Bungaraya Berjalan Dengan Lancar
- Perkembangan Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Bergizi Polsek Bungaraya, Tumbuh dan Subur
Video - Hutan Hujan Tropis Indonesia
Random Video
Pihak Partai Liberal Demokrat pun langsung melontarkan kecaman atas tulisan dari Ward. Juru bicara partai mengatakan bahwa pihak partainya akan menerapkan sanksi terhadap Ward.
Sementara pihak Partai Konservatif yang menguasai koalisi pemerintahan bersama Liberal Demokrat menyatakan Ward harus menarik komentarnya.
"Tidak seharusnya seorang anggota parlemen menulis tindakan yang memicu kekerasan. Tindakannya tidak bertanggung jawab," ucap pihak Konservatif.
Ini bukan pertama kalinya Ward mengecam tindakan Israel. Pada Juli 2013 lalu, Ward menyebut pihak Zionis diambang kekalahan dalam perang. Dirinya pun mempertanyakan sampai kapan negara apartheid seperti Israel bisa bertahan.
Sementara pihak Partai Konservatif yang menguasai koalisi pemerintahan bersama Liberal Demokrat menyatakan Ward harus menarik komentarnya.
"Tidak seharusnya seorang anggota parlemen menulis tindakan yang memicu kekerasan. Tindakannya tidak bertanggung jawab," ucap pihak Konservatif.
Ini bukan pertama kalinya Ward mengecam tindakan Israel. Pada Juli 2013 lalu, Ward menyebut pihak Zionis diambang kekalahan dalam perang. Dirinya pun mempertanyakan sampai kapan negara apartheid seperti Israel bisa bertahan.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
