Abdul Razak Ardi Dianugerahi Gelar Tokoh Pejuang Daerah Provinsi Riau 2026, Kebanggaan Masyarakat Banjar

Daerah Jumat, 07 Agustus 2026 - 14:57 WIB
Abdul Razak Ardi Dianugerahi Gelar Tokoh Pejuang Daerah Provinsi Riau 2026, Kebanggaan Masyarakat Banjar

H. Abdul Razak Ardi (Alm)

 

Tembilahan – Kabar membanggakan datang bagi keluarga besar masyarakat Banjar di Provinsi Riau. Pemerintah Provinsi Riau secara resmi menganugerahkan Gelar Tokoh Pejuang Daerah Provinsi Riau Tahun 2026 kepada Almarhum Abdul Razak Ardi, seorang tokoh pejuang dari Suku Banjar asal Kabupaten Indragiri Hilir.

Penganugerahan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Riau Nomor 525/VII/2026 tentang Penetapan Tokoh dan Pejuang Daerah Provinsi Riau Tahun 2026. Gelar anumerta ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan tertinggi dari Pemerintah Provinsi Riau atas jasa, pengabdian, perjuangan, serta dedikasi Almarhum Abdul Razak Ardi kepada masyarakat, daerah, dan bangsa.

Meski telah wafat pada 23 Maret 1991 M bertepatan dengan 7 Ramadhan 1411 H, semangat perjuangan, keteladanan, serta nilai-nilai luhur yang diwariskan Almarhum tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus, khususnya masyarakat Banjar dan seluruh masyarakat Riau.

Momentum penganugerahan ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, sebagai pengingat bahwa kemajuan Bumi Lancang Kuning tidak terlepas dari jasa dan pengorbanan para tokoh dari berbagai suku dan latar belakang, termasuk masyarakat Banjar yang telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah.

Selain dikenal sebagai sosok pejuang, Almarhum Abdul Razak Ardi juga meninggalkan keluarga yang turut menjadi bagian dari perjalanan hidup dan pengabdiannya. Putra-putri beliau adalah:

  1. Marsma (Purn.) TNI AU H. Burhanuddin Razak (Alm.), lahir tahun 1948.
  2. Dr. Hj. Raihana Ara, lahir di Tembilahan tahun 1952.
  3. Drs. H. Rizwar Razak (Alm.).
  4. Ir. Suhita Razak (Alm.), lahir di Tembilahan tahun 1958.
  5. Syafrizal Razak, S.H., lahir di Tembilahan tahun 1960.
  6. H. Pebrialin Razak, S.E., M.Si., lahir di Tembilahan tahun 1963.
  7. Linda Laila, S.H. (Alm.), lahir di Tembilahan tahun 1967.

Penganugerahan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Almarhum Abdul Razak Ardi, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Banjar di Provinsi Riau. Penghargaan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat persatuan, melestarikan budaya Banjar, serta meneruskan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian demi mewujudkan Riau yang maju, bermartabat, dan berbudaya.

Masyarakat Banjar pun menyambut penghargaan ini dengan rasa syukur dan haru. Mereka berharap perjuangan serta keteladanan Almarhum Abdul Razak Ardi akan terus dikenang sepanjang masa dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengabdi kepada masyarakat, daerah, dan bangsa.

"Jasa beliau akan selalu dikenang, keteladanan beliau akan terus menjadi inspirasi, dan nama beliau akan tetap terukir dalam sejarah perjuangan Provinsi Riau serta di hati masyarakat Banjar."

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah Almarhum Abdul Razak Ardi, mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment