- Wacana Kota Rumbai Mencuat :Spanduk Bertuliskan Selamat Datang di Kota Rumbai Terpampang di Jembatan Siak IV
- "Sarapan Baumbai” KBB Inhil, Perkuat Silaturahmi dan Gali Program Pelestarian Budaya Banjar
- Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026, Ini Pesan Polsek Bungaraya
- Seekor Monyet Berhasil Ditangkap, BBKSDA Riau Pastikan Dulu Apakah Pelaku Penyerangan Warga di Tembilahan
- Abdul Razak Ardi Dianugerahi Gelar Tokoh Pejuang Daerah Provinsi Riau 2026, Kebanggaan Masyarakat Banjar
- Bupati Siak Minta Seluruh Unsur Maksimalkan Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Siak
- Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Kampung Teluk Lanus, Polres Siak Jelajah Sudut Negeri, Perkuat Nasionalisme Sambut HUT RI ke-81,Hadirkan Senyuman
- Kerinci Kanan Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Warga yang Hadiri Upacara Berkesempatan Raih Hadiah
- Sepanjang Agustus, Puskesmas Sungai Salak Sebarkan Vitamin A dan Obat Cacing Untuk Posyandu dan Sekolah
- KEMATIAN dr. ALEX CRISTO LORIS, DIDUGA BUNUH DIRI
Abdul Razak Ardi Dianugerahi Gelar Tokoh Pejuang Daerah Provinsi Riau 2026, Kebanggaan Masyarakat Banjar
H. Abdul Razak Ardi (Alm)
Tembilahan – Kabar membanggakan datang bagi keluarga besar masyarakat Banjar di Provinsi Riau. Pemerintah Provinsi Riau secara resmi menganugerahkan Gelar Tokoh Pejuang Daerah Provinsi Riau Tahun 2026 kepada Almarhum Abdul Razak Ardi, seorang tokoh pejuang dari Suku Banjar asal Kabupaten Indragiri Hilir.
Penganugerahan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Riau Nomor 525/VII/2026 tentang Penetapan Tokoh dan Pejuang Daerah Provinsi Riau Tahun 2026. Gelar anumerta ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan tertinggi dari Pemerintah Provinsi Riau atas jasa, pengabdian, perjuangan, serta dedikasi Almarhum Abdul Razak Ardi kepada masyarakat, daerah, dan bangsa.
Meski telah wafat pada 23 Maret 1991 M bertepatan dengan 7 Ramadhan 1411 H, semangat perjuangan, keteladanan, serta nilai-nilai luhur yang diwariskan Almarhum tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus, khususnya masyarakat Banjar dan seluruh masyarakat Riau.
Momentum penganugerahan ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, sebagai pengingat bahwa kemajuan Bumi Lancang Kuning tidak terlepas dari jasa dan pengorbanan para tokoh dari berbagai suku dan latar belakang, termasuk masyarakat Banjar yang telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Selain dikenal sebagai sosok pejuang, Almarhum Abdul Razak Ardi juga meninggalkan keluarga yang turut menjadi bagian dari perjalanan hidup dan pengabdiannya. Putra-putri beliau adalah:
- Marsma (Purn.) TNI AU H. Burhanuddin Razak (Alm.), lahir tahun 1948.
- Dr. Hj. Raihana Ara, lahir di Tembilahan tahun 1952.
- Drs. H. Rizwar Razak (Alm.).
- Ir. Suhita Razak (Alm.), lahir di Tembilahan tahun 1958.
- Syafrizal Razak, S.H., lahir di Tembilahan tahun 1960.
- H. Pebrialin Razak, S.E., M.Si., lahir di Tembilahan tahun 1963.
- Linda Laila, S.H. (Alm.), lahir di Tembilahan tahun 1967.
Penganugerahan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Almarhum Abdul Razak Ardi, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Banjar di Provinsi Riau. Penghargaan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat persatuan, melestarikan budaya Banjar, serta meneruskan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian demi mewujudkan Riau yang maju, bermartabat, dan berbudaya.
Masyarakat Banjar pun menyambut penghargaan ini dengan rasa syukur dan haru. Mereka berharap perjuangan serta keteladanan Almarhum Abdul Razak Ardi akan terus dikenang sepanjang masa dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengabdi kepada masyarakat, daerah, dan bangsa.
"Jasa beliau akan selalu dikenang, keteladanan beliau akan terus menjadi inspirasi, dan nama beliau akan tetap terukir dalam sejarah perjuangan Provinsi Riau serta di hati masyarakat Banjar."
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah Almarhum Abdul Razak Ardi, mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.***
Berita Populer
- Suami di Mandah Bunuh Pengganggu Istrinya Dengan Parang
- Polsek Kateman Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Guntung
- Mengerikan, Usai BAB, Gadis belia ini Digigit Buaya di Parit 10 Kayu Jati
- Gagal Perkosa, Pemuda Di Inhil Bunuh Bibi Kandung
- Saling Tikam Saat Mabuk Tuak, Seorang Pria di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah
Berita Terkait
- Bupati Siak Pantau Pos Penyekatan Minas dan Kandis0
- Pendataan SDGs Desa Sialang Panjang, Petugas Gerak Cepat turun ke lapangan0
- Cegah Pandemi, Pemcam Lubuk Dalam Lakukan Rapat Evaluasi Pencegahan Penularan Virus Covid-190
- Pemkab Siak Forkopimda dan Instansi Vertikal Gelar Rakor Penanggulangan Penyeberan Covid 190
- Wan Hamzah:Seharusnya Pemerintah Bijak Mengambil Keputusan.0








