- Untuk Memperpanjang Kerjasama Dengan BPJS, Puskesmas Sungai Salak Lakukan Kredensialing
- Polres Siak Himbau, Stop Judi Daring dan Penipuan Online
- Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
- Tiga Lokasi di Tagaraja Disisir dalam Operasi Antinarkoba, Polsek Kateman Perkuat Pengawasan
- Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemkab Siak Gelar Patroli Skala Besar
- Dinas Kominfo Rohil Tegaskan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Informasi yang Belum Terverifikasi
- POLRES SIAK UNGKAP DUGAAN PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI BIO SOLAR DI PERAWANG, 1,2 TON BBM DIAMANKAN
- Operasi Sarang Narkoba (OSN) ,Satresnarkoba Polres Siak Bekuk Kurir Etomidate di Perawang, 38 Paket Barang Bukti Diamankan
- Peduli Terhadap Kebakaran, BAZNAS Kabupaten Siak Hadir Menyerahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kampung Simpang Perak Jaya
- Ancam Ruang Hidup, Warga Riau dan Kepri Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Serta PSN
Klinik Pengobatan
Wahini lagi musim garingan, Julak Aqil dapat Ide, Inya handak mambuka usaha klinik pengobatan.
Supaya urang mau baubat ke kliniknya, Julak mamasang iklan dibaliho, dipasang di wadah wadah strategis.
"Klinik Julak Aqil, Menyembuhkan segala macam penyakit. Ayo berobat kemari. Kalau sembuh cukup bayar 100 ribu, kalau kada sembuh kami bayar 1 juta"
Bujur jua, banyak yang tatarik lawan iklan Julak Aqil. Hanyar sahari iklan ditayang ada yang datang ka klinik Julak Aqil.
"Sakit apa, Pak..?" ujar Julak Aqil batakun lawan pasienya.
"Muntung hambar, amun makan kada terasa apa- apa", sahut pasien.
"Oh itu hilang perasa ngarannya, cukup diberi obat nomer 22 sebanyak 3 tetes di dalam muntung," sahut Julak.
"Wah ! rasanya minyak rem ini, bukan obat...!" ujar pasien
"Nah, bapak sudah bisa merasakan lagi. silahkan bayar 100 ribu"ujar Julak Aqil.
Kasal karena didustai, tiga hari kemudian datang lagi pasien yang sama.
"Aduh....pian garing lagi kah," ujar Julak Aqil
"Imbah dari klinik Ikam ni, aku karap hilang ingatan," ujar si pasien.
" Oh...itu gampang, bari ubat nomor 22, gunakan tiga tetes," ujar Julak Aqil.
"wahm....jangan itu minyak rem," ja pasien takajut handak dibari ubat nang sama tiga hari lalu.
"Nah...artinya bapak sudah sembuh, bayar 100 ribu," sahut Julak Aqil.
Makin kasal si pasien kana karamputi tarus, saminggu kemudian datang lagi rencana handak mambalas sakit hatinya.
"Sakit apa lagi bapak ni..?" ujar Julak Aqil
"Mata ku rabun kada bisa melihat apa-apa," ujar pasien.
"Mohon maaf Pak, amun mata rabun aku kada bisa maubati. Nah.. ambil haja duit 1 juta, sebagaimana janji ku amun aku kada bisa ma ubati," ujar Julak Aqil.
Ungah banar pasien tadi, akhirnya dapat jua duit 1 juta," sahut pasien sambil tatawa.
Julak Aqil pun ma unjuki pasien duit 50 ribu 10 Lambar.
" Nah...satu juta," ujar Julak Aqil.
"Ini kada satu juta, 500 ribu darai," sahut pasien.
"100 ribu kali 10 artinya 1 juta ," sahut Julak Aqil.
" Kada, ini duit 50 ribu, bukan 100 ribu," ujar pasien.
"Itu tandanya bapak sembuh dan kada kabur lagi, bulikkan duit ku, bayar 100 ribu," ujar Julak Aqil, ma ambil duitnya lagi.
Berita Populer
- Suami di Mandah Bunuh Pengganggu Istrinya Dengan Parang
- Polsek Kateman Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Guntung
- Mengerikan, Usai BAB, Gadis belia ini Digigit Buaya di Parit 10 Kayu Jati
- Gagal Perkosa, Pemuda Di Inhil Bunuh Bibi Kandung
- Saling Tikam Saat Mabuk Tuak, Seorang Pria di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah








