- Untuk Memperpanjang Kerjasama Dengan BPJS, Puskesmas Sungai Salak Lakukan Kredensialing
- Polres Siak Himbau, Stop Judi Daring dan Penipuan Online
- Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
- Tiga Lokasi di Tagaraja Disisir dalam Operasi Antinarkoba, Polsek Kateman Perkuat Pengawasan
- Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemkab Siak Gelar Patroli Skala Besar
- Dinas Kominfo Rohil Tegaskan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Informasi yang Belum Terverifikasi
- POLRES SIAK UNGKAP DUGAAN PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI BIO SOLAR DI PERAWANG, 1,2 TON BBM DIAMANKAN
- Operasi Sarang Narkoba (OSN) ,Satresnarkoba Polres Siak Bekuk Kurir Etomidate di Perawang, 38 Paket Barang Bukti Diamankan
- Peduli Terhadap Kebakaran, BAZNAS Kabupaten Siak Hadir Menyerahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kampung Simpang Perak Jaya
- Ancam Ruang Hidup, Warga Riau dan Kepri Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Serta PSN
Produk UMKM Siak Mulai Masuk Ritel Modern, Pemkab dan Indomaret Perkuat Kolaborasi
Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, S. A. P., M.SI. meneken MoU dengan pihak Indomaret sebagai ritel modern untuk memasarkan hasil UMKM Siak
SIAK Koranindragiripos— Produk-produk UMKM asal Kabupaten Siak kini mulai menembus pasar ritel modern. Berbagai produk lokal hasil karya pelaku usaha daerah telah mengisi rak penjualan di gerai Indomaret, membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Siak, PT Indomarco Prismatama dan Perkumpulan UMKM Mitra Indomaret yang dirangkai dengan peluncuran program UMKM Mitra Indomaret.
Bupati Siak Afni mengatakan, masuknya produk UMKM ke jaringan ritel modern merupakan hasil dari komitmen bersama agar investasi yang hadir di daerah juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha lokal.
"Beberapa waktu lalu saya sempat menghentikan izin ritel modern. Bukan karena anti investasi, tetapi karena saya ingin produk UMKM kita juga mendapat kesempatan yang sama. Ritel modern membuka lapangan kerja dan dibutuhkan masyarakat, tetapi UMKM lokal juga harus bisa tumbuh bersama," kata Afni di Indomaret Fresh, Jalan Dr. Sutomo, Kampung Dalam, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, selama ini banyak produk UMKM yang belum mampu menembus pasar modern karena terkendala berbagai persyaratan, mulai dari legalitas usaha, sertifikasi halal, merek dagang, kualitas kemasan hingga konsistensi produksi.
"Banyak yang mengatakan tidak bisa. Padahal kalau UMKM tidak dibina, mereka tidak akan pernah maju. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, baik pemerintah daerah maupun dunia usaha," ujarnya.
Komitmen tersebut kini mulai menunjukkan hasil. Berbagai produk UMKM lokal telah dipasarkan melalui rak khusus yang tersedia di gerai Indomaret. Sebagian produk yang telah masuk merupakan hasil pendampingan dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui dukungan dunia usaha seperti PT Indah Kiat di Kecamatan Tualang.
Pendampingan tersebut tidak hanya menyentuh peningkatan kualitas produk, tetapi juga pengurusan legalitas usaha, sertifikasi halal, penguatan merek, penyempurnaan desain kemasan hingga pemenuhan standar yang dibutuhkan untuk masuk ke jaringan ritel modern.
Keberhasilan sejumlah produk lokal menembus pasar modern diharapkan menjadi pemicu bagi pelaku UMKM lainnya di berbagai kecamatan untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.
Pemerintah daerah juga mendorong semakin banyak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak untuk turut berkontribusi dalam pembinaan UMKM melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Afni menegaskan, pembinaan UMKM harus terus diperkuat agar semakin banyak produk unggulan dari berbagai kecamatan dapat mengikuti jejak yang sama.
"Kalau UMKM tidak dibina, mereka tidak akan pernah maju. Tugas pemerintah daerah bagaimana membantu dari sisi perizinan, pembinaan hingga permodalan, sementara ritel modern menjadi mitra pemasarannya," kata Afni.
Dengan kolaborasi tersebut, semakin banyak produk lokal diharapkan mampu menembus pasar modern sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat Kabupaten Siak.(Infotorial)
Berita Populer
- Suami di Mandah Bunuh Pengganggu Istrinya Dengan Parang
- Polsek Kateman Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Guntung
- Mengerikan, Usai BAB, Gadis belia ini Digigit Buaya di Parit 10 Kayu Jati
- Gagal Perkosa, Pemuda Di Inhil Bunuh Bibi Kandung
- Saling Tikam Saat Mabuk Tuak, Seorang Pria di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah
Berita Terkait
- Tragedi Sate Takjil Sianida: Membidik Pak Polisi, Membunuh Bocah Tak Salah0
- Langgar Prokes, 57 Orang Warga Bersihkan Makam Covid-190
- Ketua DPRD Inhil Serahkan Paket Ramadhan untuk Anak Yatim Keritang0
- Peduli Banjir Di Sungai Mandau, PKK Kabupaten Siak Serahkan Bantuan0
- Bulan April Kota Tembilahan Alami Inflasi 0,39 Persen0








