- Siswa Tewas Saat Ujian Praktek Sains di SMP Islamic Center Siak, Polisi Tetapkan Oknum Guru Jadi Tersangka
- Alfedri Apresiasi Generasi Z dan Gen Alpha Perawang, Mampu Tampilkan Keindahan Akulturasi Budaya Melayu
- Polsek Tualang Maksimalkan Pelayanan Prima, Pembuatan Laporan Gratis dan Humanis
- Tangkap Dua Bandar di Kemuning, Kapolres Inhil Imbau Masyarakat Laporkan Peredaran Narkoba
- Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Kasus Sabu ,Seorang Pengedar Diamankan
- PENARI, Puskesmas Sungai Salak Sasar Surviving Infant dan 25 Persen Zero Dose
- Pemda Inhil Tegaskan Proses Pengisian Komisaris BPR Gemilang Berjalan, Operasional Tetap Diawasi OJK
- IKKS Inhil Periode 2025–2029 Resmi Dikukuhkan, Bupati Inhil
- Polres Siak Serap Aspirasi Warga Lewat "Minggu Kasih" di Gereja HKBP Zamrud Dayun
- Halal Bihalal LLMB di Pekanbaru Perkuat Silaturahmi, Serahkan Bantuan untuk Anggota Tertimpa Musibah
Kenalkan Tempe sebagai Pangan Masa Depan Anak FTI Riau dan Prodi Gizi UIN Suska Edukasi Gizi serta Berbagi dengan Anak Panti di Pekanbaru
Pekanbaru – Upaya memperkenalkan pangan sehat berbasis kearifan lokal terus digencarkan berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan edukasi gizi bertema “Tempe, Makanan Sehat untuk Masa Depan Anak” yang digelar di Panti Asuhan Ar Rahim, Jalan Garuda Sakti Km 5 Gang Tiung, Kelurahan Binawidya, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru.
Kegiatan tersebut berlangsung Kamis (13/3/2026).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diinisiasi DPW Forum Tempe Indonesia (FTI) Provinsi Riau bersama Program Studi Gizi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, HMPS Gizi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, N-LAC FPP UIN Sultan Syarif Kasim Riau dengan agenda utama ceramah gizi, edukasi pangan lokal, serta penyerahan bantuan sembako dan pakaian layak pakai bagi anak-anak panti asuhan.

Sementara itu, Ketua Umum DPW Forum Tempe Indonesia (FTI) Provinsi Riau, Dr. Tahrir Aulawi, S.Pt., M.Si, menilai bahwa tempe memiliki potensi besar sebagai solusi pangan sehat sekaligus bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Tempe adalah kebanggaan kuliner Indonesia. Selain bergizi tinggi, tempe juga terjangkau bagi masyarakat. Karena itu penting bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai pangan lokal,” katanya.
Ketua panitia kegiatan, Ismed, SKM., M.HP, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran gizi sekaligus menanamkan kebiasaan konsumsi makanan sehat sejak usia dini.
“Tempe merupakan makanan lokal yang sangat bergizi, kaya protein dan bermanfaat untuk pertumbuhan anak. Kami ingin anak-anak memahami bahwa makanan sehat tidak harus mahal, tetapi bisa berasal dari pangan lokal yang mudah dijangkau,” ujarnya.

Dalam sesi edukasi, Novfitri Syuryadi, S.Gz., M.Si, menjelaskan bahwa tempe merupakan salah satu pangan fermentasi khas Indonesia yang memiliki nilai gizi tinggi. Tempe mengandung protein nabati, vitamin B kompleks, mineral, serta berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
“Tempe bukan sekadar makanan tradisional, tetapi termasuk pangan fungsional yang memiliki manfaat besar untuk kesehatan. Konsumsi tempe secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan protein anak dan mendukung tumbuh kembang yang optimal,” jelasnya di hadapan anak-anak panti.

Sementara itu Dr. Kodarni, S.ST., M.Pd. CIIQA. menekankan pentingnya memperkenalkan pangan lokal kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran gizi masyarakat.
“Tempe adalah salah satu warisan pangan Indonesia yang sangat bernilai. Selain bergizi tinggi, tempe juga mudah diakses oleh masyarakat. Edukasi seperti ini penting agar anak-anak sejak dini memahami pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi,” katanya.
Ketua Program Studi Gizi UIN Suska Riau, Sofya Maya, S.Gz., M.Si, menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, perguruan tinggi dapat hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi yang bermanfaat, terutama terkait pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak,” ujarnya.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Gizi UIN Suska Riau yang dipimpin Nel Azizi Mahfuzah, yang turut berperan dalam kegiatan edukasi dan aksi sosial di panti asuhan.
Selain penyuluhan gizi, panitia juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai kepada pengelola dan anak-anak Panti Asuhan Ar Rahim. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak panti.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Anak-anak panti terlihat antusias mengikuti sesi edukasi dan berdialog langsung dengan narasumber mengenai makanan sehat serta manfaat tempe bagi kesehatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat berbasis pangan lokal semakin meningkat, sekaligus mendorong generasi muda untuk lebih mengenal dan mengonsumsi tempe sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Berita Populer
- Suami di Mandah Bunuh Pengganggu Istrinya Dengan Parang
- Polsek Kateman Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Guntung
- Mengerikan, Usai BAB, Gadis belia ini Digigit Buaya di Parit 10 Kayu Jati
- Saling Tikam Saat Mabuk Tuak, Seorang Pria di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah
- Gagal Perkosa, Pemuda Di Inhil Bunuh Bibi Kandung
Berita Terkait
- Takrir Mas SP Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PK Golkar Kempas0
- Golkar Inhil Dukung Ferryandi Jadi Cabup 1
- Pesta Narkoba, 3 Orang Pria Diringkus Sat Tes Narkoba Polres Inhil0
- Mantap, 3 Jam Acara Gemar Siak Berzakat di Buka, Terkumpul Dana Rp 197 Juta0
- Asisten lll ajak masyarakat untuk tingkatkan ibadah di Bulan Ramadhan0


.jpg)




.jpg)
