Kenalkan Tempe sebagai Pangan Masa Depan Anak FTI Riau dan Prodi Gizi UIN Suska Edukasi Gizi serta Berbagi dengan Anak Panti di Pekanbaru

Infotorial Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:01 WIB
Kenalkan Tempe sebagai Pangan Masa Depan Anak FTI Riau dan Prodi Gizi UIN Suska Edukasi Gizi serta Berbagi dengan Anak Panti di Pekanbaru


Pekanbaru – Upaya memperkenalkan pangan sehat berbasis kearifan lokal terus digencarkan berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan edukasi gizi bertema “Tempe, Makanan Sehat untuk Masa Depan Anak” yang digelar di Panti Asuhan Ar Rahim, Jalan Garuda Sakti Km 5 Gang Tiung, Kelurahan Binawidya, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru.

Kegiatan tersebut berlangsung  Kamis (13/3/2026).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diinisiasi DPW Forum Tempe Indonesia (FTI) Provinsi Riau bersama Program Studi Gizi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, HMPS Gizi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, N-LAC FPP UIN Sultan Syarif Kasim Riau dengan agenda utama ceramah gizi, edukasi pangan lokal, serta penyerahan bantuan sembako dan pakaian layak pakai bagi anak-anak panti asuhan.


Sementara itu, Ketua Umum DPW Forum Tempe Indonesia (FTI) Provinsi Riau, Dr. Tahrir Aulawi, S.Pt., M.Si, menilai bahwa tempe memiliki potensi besar sebagai solusi pangan sehat sekaligus bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Tempe adalah kebanggaan kuliner Indonesia. Selain bergizi tinggi, tempe juga terjangkau bagi masyarakat. Karena itu penting bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai pangan lokal,” katanya.
Ketua panitia kegiatan, Ismed, SKM., M.HP, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran gizi sekaligus menanamkan kebiasaan konsumsi makanan sehat sejak usia dini.
“Tempe merupakan makanan lokal yang sangat bergizi, kaya protein dan bermanfaat untuk pertumbuhan anak. Kami ingin anak-anak memahami bahwa makanan sehat tidak harus mahal, tetapi bisa berasal dari pangan lokal yang mudah dijangkau,” ujarnya.


Dalam sesi edukasi, Novfitri Syuryadi, S.Gz., M.Si, menjelaskan bahwa tempe merupakan salah satu pangan fermentasi khas Indonesia yang memiliki nilai gizi tinggi. Tempe mengandung protein nabati, vitamin B kompleks, mineral, serta berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. 
“Tempe bukan sekadar makanan tradisional, tetapi termasuk pangan fungsional yang memiliki manfaat besar untuk kesehatan. Konsumsi tempe secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan protein anak dan mendukung tumbuh kembang yang optimal,” jelasnya di hadapan anak-anak panti.


Sementara itu Dr. Kodarni, S.ST., M.Pd. CIIQA. menekankan pentingnya memperkenalkan pangan lokal kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran gizi masyarakat.
“Tempe adalah salah satu warisan pangan Indonesia yang sangat bernilai. Selain bergizi tinggi, tempe juga mudah diakses oleh masyarakat. Edukasi seperti ini penting agar anak-anak sejak dini memahami pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi,” katanya.
Ketua Program Studi Gizi UIN Suska Riau, Sofya Maya, S.Gz., M.Si, menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, perguruan tinggi dapat hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi yang bermanfaat, terutama terkait pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak,” ujarnya.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Gizi UIN Suska Riau yang dipimpin Nel Azizi Mahfuzah, yang turut berperan dalam kegiatan edukasi dan aksi sosial di panti asuhan.
Selain penyuluhan gizi, panitia juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai kepada pengelola dan anak-anak Panti Asuhan Ar Rahim. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak panti.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Anak-anak panti terlihat antusias mengikuti sesi edukasi dan berdialog langsung dengan narasumber mengenai makanan sehat serta manfaat tempe bagi kesehatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat berbasis pangan lokal semakin meningkat, sekaligus mendorong generasi muda untuk lebih mengenal dan mengonsumsi tempe sebagai bagian dari gaya hidup sehat.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment